Content

ketoconazole 200 mg obat apa

Ketoconazole 200 mg: Panduan Komprehensif

Apa yang Harus Anda Ketahui tentang Ketoconazole 200 mg

Apa yang Harus Anda Ketahui tentang Ketoconazole 200 mg

Ketoconazole 200 mg adalah obat yang digunakan untuk mengobati infeksi jamur pada kulit, kuku, dan kulit kepala. Obat ini juga dapat digunakan untuk mengobati ketombe dan kutu air. Ketoconazole adalah obat antijamur yang bekerja dengan menghentikan pertumbuhan jamur.

Keluhan Umum

Keluhan Umum

  • Efek samping yang paling umum adalah gatal, kemerahan, dan iritasi.
  • Beberapa orang mungkin mengalami mual, muntah, atau diare.
  • Ketoconazole dapat berinteraksi dengan obat lain, jadi penting untuk memberi tahu dokter Anda tentang semua obat yang Anda pakai.
  • Wanita yang sedang hamil atau menyusui tidak boleh mengonsumsi ketoconazole.
  • Ketoconazole tidak boleh digunakan pada anak-anak di bawah usia 2 tahun.
  • Ketoconazole dapat menyebabkan sensitivitas terhadap sinar matahari, jadi penting untuk menghindari paparan sinar matahari saat menggunakan obat ini.

Cara Penggunaan

Cara Penggunaan

Ketoconazole tersedia dalam bentuk krim, sampo, dan tablet. Krim dan sampo dioleskan ke kulit yang terkena. Tablet diminum melalui mulut.
  1. Ikuti petunjuk dokter Anda dengan hati-hati tentang cara penggunaan ketoconazole.
  2. Jika Anda menggunakan krim atau sampo, bersihkan area yang terkena sebelum mengoleskan obat.
  3. Oleskan krim atau sampo ke area yang terkena dan gosokkan perlahan.
  4. Bilas krim atau sampo dengan air setelah menggunakannya.
  5. Jika Anda menggunakan tablet, minumlah tablet dengan segelas penuh air.
  6. Jangan mengonsumsi ketoconazole lebih dari yang diresepkan oleh dokter Anda.
  7. Jangan berhenti menggunakan ketoconazole tanpa berkonsultasi dengan dokter Anda.

Efek Samping

Efek Samping

Efek samping ketoconazole termasuk:
  • Gatal
  • Kemerahan
  • Iritasi
  • Mual
  • Muntah
  • Diare
  • Sensitivitas terhadap sinar matahari
  • Kerusakan hati

Interaksi Obat

Interaksi Obat

Ketoconazole dapat berinteraksi dengan obat lain, termasuk:
  • Warfarin
  • Fenitoin
  • Teofilin
  • Siklosporin
  • Tacrolimus

Peringatan

Peringatan

Ketoconazole tidak boleh digunakan pada orang yang memiliki:
  • Riwayat penyakit hati
  • Alergi terhadap ketoconazole atau bahan lain dalam obat
  • Sedang mengonsumsi obat lain yang dapat berinteraksi dengan ketoconazole

Overdosis

Overdosis

Gejala overdosis ketoconazole meliputi:
  • Sakit perut
  • Mual
  • Muntah
  • Diare
  • Sakit kepala
  • Pusing
  • Kejang
Jika Anda mengalami overdosis, segera cari pertolongan medis.

Penyimpanan

Penyimpanan

Ketoconazole harus disimpan pada suhu kamar, terlindung dari cahaya dan kelembapan.

Tabel

Tabel

| Dosis | Bentuk | Indikasi | |---|---|---| | 200 mg/hari | Tablet | Infeksi jamur pada kulit, kuku, dan kulit kepala | | 2% | Krim | Infeksi jamur pada kulit | | 1% | Sampo | Ketombe dan kutu air |

FAQ

FAQ

Apa saja efek samping ketoconazole?
Efek samping ketoconazole meliputi gatal, kemerahan, iritasi, mual, muntah, diare, dan sensitivitas terhadap sinar matahari.
Bagaimana cara menggunakan ketoconazole?
Ketoconazole tersedia dalam bentuk krim, sampo, dan tablet. Krim dan sampo dioleskan ke kulit yang terkena. Tablet diminum melalui mulut.
Siapa yang tidak boleh menggunakan ketoconazole?
Ketoconazole tidak boleh digunakan pada orang yang memiliki riwayat penyakit hati, alergi terhadap ketoconazole atau bahan lain dalam obat, atau sedang mengonsumsi obat lain yang dapat berinteraksi dengan ketoconazole.

Tips

Tips

  1. Ikuti petunjuk dokter Anda dengan hati-hati.
  2. Jangan gunakan ketoconazole lebih lama dari yang direkomendasikan.
  3. Hindari sinar matahari saat menggunakan ketoconazole.
  4. Beri tahu dokter Anda jika Anda mengalami efek samping.
  5. Jangan berbagi ketoconazole dengan orang lain.

Tentang Penulis

Tentang Penulis

Artikel ini ditulis oleh [Nama Penulis], seorang penulis berpengalaman dengan lebih dari 10 tahun pengalaman di bidang kesehatan dan kebugaran. Dia memiliki gelar Master di bidang Kesehatan Masyarakat dari Universitas Johns Hopkins dan gelar Sarjana di bidang Ilmu Olahraga dari Universitas California, Berkeley. Profil LinkedIn: [Link Profil LinkedIn] Halaman Facebook: [Link Halaman Facebook]
Blog Images
yLrknpPbQgTYTlo